Minristekdikti Tunda Pilerk UR Tampa ada Kejelasan ini Langkah yang Diambil..

Politik  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 14:38:00 WIB | LAPORAN: AZMI KHAIRUL

Minristekdikti Tunda Pilerk UR Tampa ada Kejelasan ini Langkah yang Diambil..

Kampus UR

RMOLRiau. Senat Universitas Riau bersama ketua Timsel Pemilihan Rektor (Pilrek) mengambil tiga langkah tegas atas penundaan sepihak yang dilakukan oleh Kementristekdikti atas pemilihan rektor UR selama berbulan-bulan.

Ketua Timsel Pilrek UR, Iwantono, mengatakan bahwa tiga langkah tegas itu adalah, pertama, membuat surat meminta klarifikasi pembatalan sepihak tersebut.

"Kedua, kita memberi waktu satu pekan penjadwalan ulang Pilrek yang sudah ditunggu-tunggu ini. Ketiga, ada tiga pernyataan dari rektor UR yang mendukung keputusan senat yang memberikan waktu selama satu pekan tersebut dan menerima hasil pemilihan. Nah dengan adanya pernyataan ini akan menguatkan langkah kita ke Kementerian," papar Iwantono.

Untuk semakin menguatkan langkah tersebut, Iwantono menjelaskan bahwa setelah dibuat, surat tersebut akan diantar langsung oleh anggota senat, tiga orang calon rektor, dan perwakilan mahasiswa.

"Dengan yang terjadi ini, ada juga masukan dari anggota senat untuk melaporkan hal ini kepada Ombusdman. Ada wacana ke arah sana," ujarnya.

Sementara, ketua senat UR, Adel Zamri mengatakan bahwa banyak hal yang merugikan UR atas tak terlaksananya pemilihan tersebut. Antara lain tanda tangan ijazah mahasiswa, serta penandatanganan SK.

Untuk diketahui, tiga bulan sebelum masa jabatan Rektor Prof Aras Mulyadi habis pada 9 September 2018 lalu, panitia sudah mengirimkan tiga nama bakal calon rektor pilihan senat, ke Menristekdikti untuk disahkan sebagai calon, kemudian dipilih.

Adapun nama ketiga bakal calon itu ialah, Prof Aras Mulyadi DEA Rektor saat itu yang juga dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (Faperika) UR. Kedua, Dr Deni Efizon, dosen Faperika UR. Dan terakhir Dr Zulkarnain dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Pemilihan rektor Universitas Riau yang sedianya dilaksanakan hari ini, Rabu (5/12/2018) kembali ditunda. Padahal pemilihan rektor sudah ditunda sejak beberapa bulan yang lalu.

Kepastian penundaan pemilihan rektor diketahui setelah seluruh anggota senat universitas berkumpul.

Dikatakan Ketua Senat UR, Adel Zamri, pihaknya tidak bisa menjawab alasan dibatalkannya pemilihan rektor tersebut karena pihaknya juga tidak diberitahu secara resmi, "tutupnya". [izl]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00