Disdukcapil Riau Akui 8.700 e-KTP Program GISA Belum Dicetak

Daerah  SENIN, 12 NOVEMBER 2018 , 18:18:00 WIB | LAPORAN: ARI BORIEL

Disdukcapil Riau Akui 8.700 e-KTP Program GISA Belum Dicetak

ilustrasi

RMOLRiau. Sebanyak 8.700 keping KTP elektronik hingga kini belum terekam dari Program Gerakan Sadar Administrasi (GISA) awal tahun lalu di Pekanbaru. Hal itu diakui oleh Kepala Disdukcapil Dalduk KB Provinsi Riau, Andra Syafril.

Sebelumnya, ada 16.000 lebih peserta yang ikut perekaman dalam program GISA itu, sedangkan yang belum tuntas pencetakan Ktp elektronik hingga saat ini masih ada 8.700 lagi.

"Sekarang ini masih ada 8.700 keping belum dicetak, kami akan meminta Pekanbaru untuk bantu pencetakan ini," katanya.

Pada 2018, imbuhnya, seharusnya sudah dituntaskan semuanya pencetakan KTP elektronik itu. Namun, kendalanya di kabupaten/kota sebagai pemilik alat dan yang bisa melakukan pencetakan.

"Karena daerah kabupaten/kota juga melakukan perekaman masing-masing dan akibatnya yang direkam sebelumnya provinsi jadi terhambat untuk dicetak," paparnya.

Meski begitu, nantinya, kata dia lagi, yang akan melakukan perekaman adalah Kota Pekanbaru karena sudah dilebihkan blanko dan tinta yang diusulkan Pemprov Riau ke Mendagri.

"Pemko Pekanbaru akan melakukan pencetakan dan mudah-mudahan bisa sesegera mungkin tuntas," harapnya.

Dia pun meminta maaf kepada masyarakat yang sudah lama menunggu dan belum juga dilakukan pencetakan KTP elektroniknya karena persoalan sulitnya mencetak di kabupaten/kota tersebut.

"Saya sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena sebelumnya antusiasme masyarakat ikut GISA sangat tinggi. Kami juga janji akan tuntaskan ini secepatnya," terangnya.

Intruksi dari Dirjen Dukcapil Kemendagri sebelumnya menyatakan bahwa semua perekaman KTP elektronik harus dituntaskan sebelum Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang sehingga tidak muncul persoalan saat pemilu nanti.

"Akan diupayakan bisa tuntas sebelum Pemilu nanti dan kami di daerah berusaha," tuntasnya. [rzt] 

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00