Wau.. ada Apa Diriau Hanya Lima Persen Madrasah Berstatus Negeri

Pendidikan  RABU, 31 OKTOBER 2018 , 11:07:00 WIB | LAPORAN: ARI BORIEL

Wau.. ada Apa Diriau Hanya Lima Persen Madrasah Berstatus Negeri

ilustrasi

RMOLRiau. Sekolah madrasah negeri masih minim di Provinsi Riau meski Jumlah saat ini jumlah madrasah sedang berkembang pesat. Dari data yang ada di Bidang Pendidikan Madrasah Kementerian Agama RI, jumlah madrasah negeri di Indonesia berjumlah 3.939 madrasah.

Rinciannya, Madrasah Ibtidiyah Negeri (MIN) sebanyak 1.684, Madrsah Tsanawiyah Negeri (MTsN) sebanyak 1.469, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) sebanyak 786 madrasah. Menurut Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, dari jumlah madrasah yang ada, hanya 5 persen yang bersatatus negeri, sedangkan 95 persen lainnya masih dikelola oleh masyarakat.

"Jumlah 3.939 itu merupakan angka persentase 5 persen dari seluruh madrasah se-tanah air, 95 persen lainnya masih dikelola oleh masyarakat. Negara memang harus memperbesar kehadirannya di tengah masyarakat," ucapnya saat menegerikan 48 Madrsah se-Indonesia sekaligus meluncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag Riau, di MAN 3 Pekanbaru, Provinsi Riau, kemarin.

Dari data Kemenag Riau, total seluruh madrasah di Riau adalah 1.390. Rinciannya, MI berjumlah 458, MTs 619, MA 313 madrasah sementara jumlah madrasah yang sudah berstatus negeri adalah 82, dengan rincian, MIN berjumlah 18, MTsN 42, dan MAN berjumlah 22 madrasah.

"Hari ini kami baru saja meresmikan tidak kurang dari 48 madrasah yang awalnya swasta menjadi negeri, yang tersebar di beberapa provinsi, dan di Riau ada 10 madrasah. Tentu ini upaya kami untuk menghadirkan madrasah ditengah- tengah masyarakat, khusunya dalam bidang pendidikan keagamaan. Mudah-mudahan madrasah yang negerikan ini betul-betul mampu mengembangkan diri menjadi model di masyarakat sekitarnya. Khususnya pada madrasah swasta, ini menjadi termotivasi untuk bisa di negerikan nantinya,” jelasnya.

Menurut Plt Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Mahyuddin MA, adapun 48 Keputusan Menteri Agama (KMA) Penegerian madrasah itu terdiri dari Bali 1 Madrasah, Banten 4 Madrasah, Jawa Timur 3 Madrasah, Kalimantan Barat 3 Madrasah, Kepulanan Riau 1 Madrasah, Maluku 2 Madrasah, Nusa Tenggara Timur 7 Madrasah, Papua 3 Madrasah, Riau 10 Madrasah, Sulawesi Selatan 3 Madrasah, Sulawesi Tengah 5 Madrasah, Sulawesi Utara 2 Madrasah dan Sulawesi Selatan 2 Madrasah.

Di antara 14 Provinsi yang menerima KMA Penegerian, Riau merupakan yang terbanyak madrasah yang dinegerikan, ada 10 madrasah, yaitu MAN 3 dan MAN 4 Pekanbaru, MTsN 4 Bengkalis, MTsN 2 dan 3 Rokan Hilir, MTsN 3 dan 4 Kuantan Singingi, MTsN 5 Rokan Hulu, MTsN Siak, dan MIN 3 Rokan Hulu. Alhamdulillah dengan bertambahnya jumlah Madrsah negeri di Riau, semoga menambah minat masyarakat untuk mempercayakan pendidikan anaknya di madrasah,” katanya.

Di antara madrasah Provinsi Riau yang dinegerikan, terangnya, dua berada di Pekanbaru, yaitu MAN 3 dan MAN 4 Pekanbaru. MAN 3 Pekanbaru yang berada di Jalan Subrantas Panam Pekanbaru berdiri diatas hibah tanah dari Pemko Pekanbaru. Sementara itu, lahan MAN 4 Pekanbaru merupakan hibah dari keluarga besar RS Awal Bros yang diserahkan kepada Kanwil Kemenag Riau.

Adapun dalam sambutannya Ketua Komisi VIII DPR RI, Dr Muhammad Ali Taher menyatakan bahwa penegerian madrasah merupakan hal yang sangat penting karena menjadi tolok ukur yang paling dekat dan mudah adalah pendidikan dalam mengkur perjuampaan peradaban.

Peresmian penegerian madrasah, DPR RI memberi apresiasi yang tinggi ini membuktikan kerja Kementerian Agama luar biasa. Dari 327 yang diajukan oleh Kemenag untuk dinegerikan, hanya bisa 128 diterima dan yang saat ini diresmikan baru 48. Upayakan kami akan terus mendorong penegerian ini karena semakin banyak madrasah dinegerikan bukan berarti membebani anggaran belanja negara, tetapi agar masyarakat mendapat pelayanan terbaik dengan pendidikan yang berkualitas sehingga anak madrasah bisa berkompetisi di masa yang akan datang,” sebutnya.

Sementara itu, diterangkan Plt Gubenur Riau melalui Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi, peresmian penegerian 48 Madrasah Negeri se-Indonesia merupakan rencana strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan keagamaan di Indonesia termasuk di Riau.

Ini merupakan bagian penting bagi kami semua agar pengembangan pendidikan bidang keagamaan menjadi hal yang strategis di masa mendatang. Keberadaan madrasah merupakan wujud kesadaran keberagamaan masyarakat muslim terhadap pentingnya mempersiapkan generasi masa depan yang memiliki kompetensi dan pemahaman yang baik,” paparnya.

Menuruut Sekdako Pekanbaru M Noer, yang mewakili kehadiran Walikota Pekanbaru, lewat penegerian MAN 3 dan MAN 4 Pekanbaru diharapkan dapat mengelola penambahan fasilitas pendidikan secara profesional dan bertanggungjawab sehingga pemberdayaan benar-benar optimal sebagai sarana peningkatan kualitas pendidikan.

Selamat atas peresmian Madrasah dan Persemian gedung PTSP Kanwil Kemenag Riau, melaluui madrasah diharapkan anak-anak dapat menjadi generasi penerus pembangunan khususnya kota Pekanbaru, dan melalui PTSP Kanwil Kemenag Riau akan memberikan semangat serta suasana baru dalam peningkatan pelayanan terhadap masyarakat," jelasnya.

Adapun peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti MAN 3, MAN 4 Pekanbaru, dan PTSP Kanwil Kemenag Riau yang dilanjutkan dengan pembukaan selubung nama MAN 3 dan MAN 4 Pekanbaru oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin dengan disaksikan oleh sejumlah pejabat lainnya. Saifuddin pun menyerahkan KMA Nomor 535 Tahun 2018 tentang Penegerian 48 Madrasah untuk 14 Provinsi di Indonesia kepada seluruh Kakanwil Kemenag Provinsi Madrasah penegerian.

Menag juga menerima bantuan Tanggap Darurat Palu dan Sekitarnya dari Kanwil Kemenag Riau sebesar Rp700.777.000 yang serahkan oleh Plt Kanwil Kemenag Riau. Dilakukan pula dalam kesempatan itu peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag Riau yang memiliki 62 unit pelayanan, berlokasi di Jalan Sudirman Pekanbaru oleh Menag RI.

Adapun kehadiran PTSP Kanwil Kemenag Riau bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus aneka perizinan serta mencegah praktek pungli. Riau menjadi PTSP terbanyak bentuk dan jenis pelayanannya di bandingkan PTSP di provinsi lain. [rht]


Komentar Pembaca
Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 17:00:00

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

Saudi Sesalkan Pembakaran Bendera Tauhid

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 17:00:00

Warga Pulau Pari Minta Sulaiman Dibebaskan

Warga Pulau Pari Minta Sulaiman Dibebaskan

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 13:00:00