Pengejawantahan Semangat Kebanggaan Nasional

Opini  SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 10:17:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Pengejawantahan Semangat Kebanggaan Nasional

Asian Games/Net

RMOLPapua. Pada upacara pembukaan Asean Games XVIII di Gelanggang Olahraga Bung Karno , Jakarta 18 Agustus 2018, Via Vallen berjoged sambil berdendang lagu MERAIH BINTANG”: Setiap saat setiap waktu, Keringat basahi tubuh, Ini saat yang kutunggu , Hari ini ku buktikan , Ku yakin aku kan menang , Hari ini kan dikenang Semua doa kupanjatkan , Sejarah kupersembahkan. Terus fokus satu titik, hanya itu titik itu Tetap fokus kita kejar lampaui batas, Terus fokus satu titik, Hanya itu titik itu Tetap fokus kita kejar dan raih bintang Yo yo ayo… yo ayo Yo yo ayo…   kita datang kita raih kita menang. Adalah pengejawantahan semangat kebanggaan nasional bahwa segenap hadirin termasuk Presiden Jokowi ikut berjoged dalam irama dangdut sebagai mahakarya kebudayaan Indonesia dan berdendang dalam bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bangsa Indonesia.

Bahasa Indonesia


Di hadapan peserta, puluhan ribu penonton, serta undangan yang memadati stadion utama, Presiden Jokowi dalam pidatonya menyatakan: "Atas nama seluruh rakyat Indonesia kita bangga, kita merasa terhormat kedatangan tamu-tamu istimewa dari 45 negara. Asian Games menunjukkan bahwa kita (bangsa Asia) bersaudara dan bersatu" dengan tujuan yang sama yaitu meraih prestasi. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Asian Games ke-18 tahun 2018 saya nyatakan dibuka". Adalah pengejawantahan semangat kebanggaan nasional bahwa Presiden Jokowi menyampaikan pidato pembukaan acara dimensi internasional tersebut bukan dalam bahasa asing namun bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional bangsa Indonesia sebagai bukti kedaulatan bahasa Indonesia.

Kebudayaan Indonesia


Adalah pengejawantahan semangat kebanggaan nasional bahwa pada upacara pembukaan Asian Games dipergelar beraneka ragam tari tradisional diiringi beraneka ragam musik tradisional dari Barat sampai ke Timur Nusantara yang indah dirangkum dan diolah oleh Denny Malik dan Eko Supriyanto sebagai bukti  bangsa Indonesia memiliki perbendaharaan kemahakayarayaan keanekaragaman kebudayaan yang tiada dua di planet bumi ini.

Bhinneka Tunggal Ika


Adalah pengejawantahan semangat kebanggaan nasional bahwa adalah Susi Susanti sebagai peraih medali emas pertama Olimpiade untuk Indonesia yang terpilih untuk mengemban kehormatan membawa obor Asian Games untuk menyalakan api Asian Games yang abadi menyala sepanjang perhelatan Asian Games XXIII di Jakarta, Palembang serta beberapa tempat di Jawa Barat dan Banten. Susi Susanti sebagai insan umat agama minoritas dan warga etnis minoritas Indonesia  membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara suri teladan kerukunan antara para umat beragama dan para warga etnis, suku, ras yang hidup bersama di dalam suasana keindahan Bhinneka Tunggal Ika dengan landasan falsafah Pancasila. MERDEKA! [***]

Penulis bangga menjadi warga bangsa Indonesia


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00